Bongkar Alasannya: Jokowi Klaim Lulusan UGM di Bidang Kayu, Teman Sebaya Ungkap Kebenarannya

Tukang Ngegame Andi Pramaria, mantan Kepala Dinas Kehutanan Nusa Tenggara Barat dan teman sekelas dari mantan presiden Joko Widodo (Jokowi), membongkar beberapa fakta tentang bidang studinya saat kuliah.

Melansir dari Tribunnews.com , Minggu (18/5/2025), dia mengatakan bahwa sering bertemu Jokowi saat masih menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM.

Maka dari itu, ia menyatakan dirinya bersedia menjadi saksi peristiwa dalam jejak karir kuliah Jokowi.

"Sebuah fakultas [bersama dengan Jokowi]. Angkatan yang sama," ujar Andi.

Saat dimintai pendapat tentang kesamaan jurusan dengan Jokowi, Andi menyebutkan bahwa ia menempuh jurusan yang berbeda.

"Begini, di Fakultas Kehutanan UGM sebenarnya tidak terdapat jurusan," jelasnya.

Kemudian dia menyatakan dugaannya tentang sebab Jokowi sempat mengklaim dirinya kuliah di Fakultas Teknologi Kayu.

Kami mengaku fokus tersebut karena kami yang telah memutuskan sendiri. Sebagai contoh, jika Bapak Jokowi menekuni teknologi kayu, maka ia pun akan menyatakan dirinya sebagai lulusan Jurusan Teknologi Kayu.

Jika saya harus menyebutkan fokus studi saya, itu adalah silvikultur. Saya sangat tertarik dengan bidang tersebut jadi saya memilih beberapa mata kuliah yang berfokus di situ.

Andi menyampaikan bahwa ia tak masalah apabila asli dari ijazah Jokowi dipertanyakan. Akan tetapi, dia berpendapat bahwa Jokowi mempunyai sesama teman masa studi yang dapat memberikan kesaksian tentang fakta bahwa Jokowi pernah menempuh pendidikan di UGM.

"Selanjutnya, sejumlah individu, sepertinya 11 orang tersebut berhasil lulus bersama-sama dan wisuda pada tanggal 19 November 1985. Mereka memasuki program studi pada tahun 1980," jelas Andi.

Saat diminta tunjukkankan gelar kelulusan mereka di depan umum, Andi menyebut bahwa tahun tersebut cuma seorang sahabatnya saja yang punya tustel atau kamera.

Mereka lah yang punya gambar-gambar kelulusan.

Oleh karena itu, orang yang memiliki dokumen lengkap adalah beliau.

Jurusan Kesenian Kayu disebutkan tidak tersedia di UGM

Pada tanggal 19 Desember 2017, Jokowi sempat berkunjung ke Fakultas Kehutanan UGM.

Pada kesempatan berpidato di tempat itu, Jokowi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kasmudjo, sang dosen pembimbingnya dari Departemen Teknologi Kayu.

“Sekali lagi Pak Kasmudjo, saya mengaturkan terima kasih karena bimbingan Bapak di Jurusan Teknologi Kayu, saya bisa menyelesaikan skripsi saya,” ujar Jokowi dalam tayangan video Kompas TV.

Di sisi lain, ahli telematika bernama Roy Suryo menyatakan bahwa tak terdapat jurusan teknologi kayu di Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Jurusan yang disebut [Jokowi] ternyata tidak tepat. Dia menyebutnya sebagai Teknologi Kayu, namun sebenarnya Jurusan Teknologi Kayu tak pernah ada di Fakultas Kehutanan. Artinya ini bisa membingungkan bagi para mahasiswa," ungkap Roy dalam video yang ditampilkan pada saluran YouTube Indonesia Lawyers Club tanggal 25 April 2025.

Soal Ijazah

Andi Pamaria, mantan Kepala Dinas Kehutanan NTB, muncul menyatakan dirinya adalah sahabat seangkatan dengan mantan Presiden RI ketujuh, Joko Widodo.

Dia mengatakan bahwa dirinya masuk UGM di tahun 1980 seperti halnya Jokowi.

Tetapi melaksanakan upacara kelulusan bersama pada 19 November 1985.

"Saya sungguh-sungguh menghadiri dan bersama-sama dengan Pak Jokowi sejak masa perkuliahan hingga kelulusan. Acara wisuda pun diikuti bersamanya," demikian dikutip dari Kompas.

Andi juga menyebut bahwa dia berada di posisi kedua dari sebelah kiri dalam gambar yang tersebar.

"Jika dalam foto-foto yang beredar, Bapak Jokowi menduduki posisi kedua dari sebelah kanan, maka saya menempati posisi kedua dari sebelah kiri," jelas Andi ketika ditanya oleh awak media di tempat tinggalnya di Jalan Panji Wangko, Panji Tilar, Kekalik, Kota Mataram, pada hari Sabtu (17/5/2025), seperti dilansir Tribunjateng.com.

Tetapi dia menyatakan bahwa dirinya tidak dapat menjamin keautentikanijazah Jokowi.

Namun demikian, dia menggarisbawahi bahwa dirinya dan Jokowi sama-sama mendaftar ulang dan meraih gelar di Fakultas Kehutanan UGM.

Andi pun memperlihatkan sertifikat kelulusannya dari Fakultas Kehutanan UGM.

Dia memperlihatkan sertifikatnya yang tertulis menggunakan font Times New Roman, sebagaimana ditekankan oleh Roy Suryo serta kelompok lainnya yang mengklaim bahwa diploma Jokowi adalah buatan palsu.

Andi mengatakan bahwa pada waktu tersebut, mereka hanya menerima sertifikat tanpa ada keluhan tentang jenis font yang digunakan.

"Sebagian besar percetakan untuk kampus atauijazah dilakukan di Percetakan Perdana," jelasnya.

Andi mengaku yakin bahwa ijazah Jokowi sah menurut nilai-nilai sejarah dan konteksnya, selama itu identik dengan milik Andi sendiri.

Andi pun menyatakan kembali bahwa Kasumudjo, yang pernah disebut oleh Jokowi sebagai pembimbing tesisnya, sebenarnya tidak merupakan dosen pemandanya untuk skripsi tersebut.

Bapak Kasmojo merupakan dosen yang bertanggung jawab atas kartu rencana studi (KRS) serta berperan sebagai asisten dosen.

"Pembimbing tesis Jokowi ialah Prof Sumitro," demikian kata Andi

(*)

Post a Comment for "Bongkar Alasannya: Jokowi Klaim Lulusan UGM di Bidang Kayu, Teman Sebaya Ungkap Kebenarannya"