Tukang Ngegame Motorola akhirnya meluncurkan Motorola Edge 60 Fusion 5G di pasar Indonesia. Spesifikasinya mengalami peningkatan yang cukup besar jika dibandingkan dengan model internasional. Tampilannya yang mewah serta layarnya yang berkelok-kelok menjadi fitur unggulan paling menonjol dari perangkat tersebut.
Speknya dioptimalkan khusus untuk pasarnya sendiri, dengan peningkatan pada prosesor yang lebih canggih serta kapasitas baterai yang lebih besar. Selain itu, Motorola menambahkan fitur unik berupa sertifikasi militer dan pilihan warna ala Pantone.
Kemunculan teknologi AI terdepan pada kamera serta fungsi perekaman suara yang bisa ditranskripsikan membuat smartphone ini semakin menggiurkan. Akan tetapi, masih tersedia sejumlah kelemahan yang dapat menjadikan Anda berpikir ulang tentang pembeliannya.
Untuk membantu Anda memilih dengan tepat, mari kita bahas secara mendalam tentang keunggulan dan kelemahan dari Motorola Edge 60 Fusion 5G versi Indonesia.
Spek dari Motorola Edge 60 Fusion 5G
Motorola Edge 60 Fusion dilengkapi dengan layar berukuran 6,7 inci bertipe P-OLED yang melengkung. Layarnya memiliki resolusi sebesar 1,5K serta refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan maksimal mencapai 4.500 nits.
Layar telah diverifikasi oleh Pantone, mendukung HDR10+, DCI-P3, dan warna 10-bit. Proteksi layar mengandalkan kaca Gorilla Glass 7i.
Badannya tipis, cuma 8 mm dengan berat 180 gram. Gaya desain ini menjadikannya mudah untuk dipegang dan tampak mewah.
Chipset yang digunakan adalah MediaTek Dimensity 7400. Varian ini lebih powerful daripada versi global yang mengadopsi Dimensity 7300.
Ponsel ini dilengkapi dengan RAM sebesar 12 GB serta ruang penyimpanan internal berkapasitas 256 GB menggunakan teknologi UFS 2.2. Akan tetapi, slot untuk microSD yang disematkan merupakan jenis hybrid dan tidak tersedia sebagai slot khusus terpisah.
Kamera belakang mengandalkan sensor Sony Lytia 700C 50 MP yang dilengkapi OIS. Selain itu, terdapat pula kamera ultra lebar serta makro beresolusi 13 MP.
Kameranya di bagian depan beresolusi 32 MP untuk hasil foto selfie yang tajam. Sistem kamera keseluruhan sudah mendapatkan sertifikasi dari Pantone guna memastikan ketepatan warna.
Baterenya memiliki kapasitas 5.500 mAh, yang lebih tinggi daripada model internasionalnya. Teknologi pengisian cepat 68W TurboPower dapat mengisi baterai hingga penuh dalam waktu kurang dari 45 menit.
Kelebihan Fitur dan Ketangguhannya
Motorola Edge 60 Fusion memiliki ketahanan bertaraf militer MIL-STD-810H. Sertifikasinya mencakup IP68 serta IP69 yang menjadikannya tahan terhadap debu dan air.
Fitur AI seperti transkripsi otomatis serta rangkuman audio telah ada. Selain itu, Moto AI turut melengkapi fitur kamera dan sebagai asisten pintar.
Fiturnya mencakup teknologi NFC, pemutar musik berkualitas tinggi dengan sistem surround Dolby Atmos, dan pengenal sidik jari pada layarnya. Sistem operasinya adalah Android 15 yang menawarkan janji pembaruan selama tiga generasi.
Motorola mengintegrasikan fitur Smart Connect serta mode desktop nirkabel. Selain itu, terdapat juga Family Spaces dan Kids Space untuk keperluan keluarga.
Opsi warna mencakup Amazonite, Mykonos Blue, dan Slipstream. Ketiganya merupakan hasil kerjasama khusus dengan Pantone.
Kelemahan Motorola Edge 60 Fusion
Sekitarnya, telepon genggam ini tidak dilengkapi dengan soket audio jack 3,5 mm. Anda perlu menggunakan adaptor atau headphone tanpa kabel.
Fitur slot microSD hybrid ini dapat menjadi sebuah kekurangan. Anda perlu memutuskan diantara menggunakan dual SIM atau menambah ruang penyimpanan eksternal.
Charging nirkabel masih belum tersedia walaupun kecepatan chargernya sudah cukup baik. Hal ini menjadi kurang menguntungkan bagi pemakai yang membutuhkan keterbukaan dalam hal pengisian daya.
Terdapat beberapa keluhan tentang kamera yang terkadang lambat ketika beralih antar mode. Hal ini cukup mengganggu apabila Anda menggunakan kamera dengan frekuensi tinggi.
Untuk perekaman video 4K, hanya mendukung 30 FPS. Tidak ada opsi untuk 60 FPS di resolusi tertinggi.
Biaya dan Kompetitor di Indonesia
Motorola Edge 60 Fusion dijual dengan harga Rp5.699.000. Terdapat promosi early bird seharga Rp5.299.000 ditambah paket data XL 60 GB.
Perangkat tersebut akan diluncurkan secara resmi pada tanggal 23 Mei 2025 melalui platform seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, Akulaku serta gerai resmi dari Motorola.
Dalam segmen harga tersebut, para rival utamanya mencakup Samsung A36 5G, Redmi Note 14 Pro 5G, Poco X7 Pro 5G, Vivo V50 Lite 5G, serta OPPO Reno13 F 5G.
Motorola Edge 60 Fusion 5G memiliki berbagai kelebihan yang menggiurkan. Dimulai dari tampilannya, layarnya, kemampuannya, sampai dengan teknologi AI terdepannya.
Speknya lebih unggul dibandingkan dengan versi global. Namun, masih memiliki sejumlah kelemahan seperti adanya slot hybrid serta kurangnya fitur pengisian nirkabel.
Untuk sekitar Rp5,7 juta, smartphone ini cukup menjanjikan untuk dipertimbangkan. Sesuai bagi Anda yang mencari hp kelas tengah tetapi menginginkan pengalaman serupa flagships dengan fasilitas terlengkap. ***
Post a Comment for "Review Motorolla Edge 60 Fusion 5G di Indonesia: Kualitas vs Hype - Apa Sebenarnya?"