Laporan Wartawan, Fikri Firmansyah
, SURABAYA - Produsen ban internasional, Bridgestone, menegaskan komitmennya dalam memperluas pasar dan memperkenalkan teknologi terbaru di wilayah Jawa Timur melalui partisipasi aktif dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2025.
Untuk Tribun Jatim, President Director Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menjelaskan bahwa partisipasi dalam IIMS ini bukan semata-mata untuk mengejar angka penjualan, tetapi lebih untuk memperkuat hubungan dengan konsumen serta mengenalkan kualitas dan teknologi terbaru dari produk ban mereka.
"Partisipasi ini bertujuan agar kami bisa lebih dekat dengan konsumen, mengenalkan produk Bridgestone secara lebih dalam dan edukatif," ujar Mukiat Sutikno saat ditemui di hari ketiga pameran IIMS Surabaya, Jumat (30/5/25).
Ia menegaskan bahwa ban Bridgestone yang dipasarkan di Indonesia memiliki kualitas dan standar yang sama dengan produk ekspor ke lebih dari 70 negara, termasuk Amerika dan Jepang. "Bahkan, standar pengujian kami yang ada di Karawang itu, hasil positifnya melebihi standar Jepang," klaim Mukiat Sutikno.
Ekspansi dan Fokus Regional Jawa Timur
Dengan 40 outlet di Jawa Timur dan 11 di antaranya berada di Surabaya, Bridgestone memfokuskan pengembangan pasar di wilayah ini.
Mukiat Sutikno mengatakan bahwa Surabaya adalah kota strategis dengan konsumen yang kritis dan peduli terhadap kualitas dan keamanan produk, termasuk ban kendaraan.
"Konsumen di Jawa Timur sangat kritis. Ini bagus untuk kami karena dapat mendorong pentingnya pendidikan tentang keamanan dan daya tahan ban," jelasnya.
Inovasi Teknologi untuk Kendaraan Ramah Lingkungan
Salah satu unggulan yang diperkenalkan di IMS adalah teknologi Enliten, yang diterapkan pada model Turanza Z6 dan Ecopia. Teknologi ini dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dengan mengurangi Rolling Resistance Coefficient (RRC), mendukung aspek keberlanjutan lingkungan (planet), manusia (people), dan keuntungan (profit).
Selain itu, ban ini juga telah disesuaikan untuk mendukung kendaraan listrik (EV), termasuk kekuatan pada bagian sidewall dan fitur sponge technology untuk mengurangi kebisingan saat berkendara.
Kemitraan Global dan Optimisme Industri
Dikatakannya pula, Bridgestone juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai produsen mobil ternama dunia seperti Toyota, Honda, Mitsubishi, hingga Lamborghini, termasuk produsen dari Jepang, Eropa, dan China. Mukiat Sutikno juga menilai, meskipun industri otomotif global di 2025 ini sedang melambat, potensi pasar otomotif Indonesia tetap besar, mengingat tingkat penetrasi kendaraan masih di bawah 10 persen dari total populasi.
"Peluangnya masih sangat besar. Indonesia masih jauh dibandingkan negara-negara tetangga seperti Malaysia atau Thailand dalam hal kepemilikan kendaraan," pungkasnya.
Dengan berbagai strategi tersebut, Bridgestone optimis dapat terus berkembang dan menjadi pemimpin pasar ban di Indonesia, terutama di segmen mobil penumpang dan kendaraan listrik.
Post a Comment for "IIMS 2025, Bridgestone Perkuat Kehadiran di Jatim, Fokus pada Edukasi dan Teknologi Ban Ramah Lingkungan"