Jumlah peserta NHIS kini telah mencapai lebih dari 20 juta, kata Dirjen.

Gambar terkait NHIS enrolment now over 20 million, says DG (dari Bing)

Direktur Jenderal Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional, Dr. Kelechi Ohiri, pada hari Rabu mengatakan bahwa lebih dari 20 juta orang Nigeria kini telah terdaftar dalam Skema Jaminan Kesehatan Nasional.

Berbicara dalam sesi interaktif dengan Komite Pelayanan Kesehatan Dewan Perwakilan Rakyat di Kompleks Majelis Nasional, Abuja, Ohiri mengatakan bahwa angka terbaru tersebut, yang naik dari 16,8 juta pada tahun 2023, menempatkan Nigeria pada jalur untuk melampaui target presiden pada 2027 mengenai cakupan kesehatan universal.

Ia menjelaskan upaya terbaru lembaga tersebut untuk memperluas cakupan, meningkatkan pelayanan, serta mengatasi tantangan sektor yang masih berlanjut.

Kepala NHIA mengatakan bahwa badan tersebut telah mengambil beberapa langkah antara 2024 dan 2025 untuk menyelesaikan masalah kekurangan obat, penolakan perawatan, dan keterlambatan.

Yang ini, katanya, mencakup 'Revisi tarif, standar akreditasi yang diperbarui, sanksi bagi Organisasi Pemelihara Kesehatan dan penyedia layanan yang tidak patuh, serta penerapan batas waktu satu jam untuk menerbitkan kode otorisasi perawatan.'

Ia menambahkan bahwa "Dana Pelayanan Kesehatan Dasar kini mendukung sekitar 2,67 juta penerima manfaat di seluruh negeri, termasuk 800.000 yang baru terdaftar pada tahun 2025 saja."

Ohiri mengungkapkan bahwa lebih dari 7.500 perempuan telah memperoleh manfaat dari Inisiatif Bebas Fistula dan layanan Perawatan Obstetri Darurat badan tersebut hingga Mei 2025.

Dari jumlah ini, "2.690 perempuan menerima perbaikan fistula obstetrik di 17 pusat layanan khusus, sementara 5.289 lainnya mendapatkan layanan obstetri darurat di lebih dari 200 fasilitas."

Ia mencatat bahwa lembaga tersebut untuk pertama kalinya telah mengintegrasikan program yang didanai donor ke dalam cakupan asuransinya, dengan program percontohan di lima negara bagian yang kini memberikan asuransi kesehatan kepada orang-orang yang hidup dengan HIV dan pasien tuberkulosis.

"Akses terhadap asuransi kesehatan juga telah meluas di seluruh negeri, dengan semua 36 negara bagian dan Wilayah Ibu Kota Federal kini menjalankan Badan Asuransi Kesehatan Sosial Negara yang berfungsi," katanya.

Dalam penyelesaian pengaduan, pimpinan NHIA mencatat bahwa lebih dari 80 persen pengaduan peserta telah diselesaikan pada tahun 2024, yang merupakan peningkatan sebesar 21 persen dalam waktu respons.

Dalam sesi tersebut, Ketua Komite Kesehatan DPR Amos Magaji menekankan pentingnya layanan asuransi kesehatan yang efektif bagi masyarakat.

Ia mendesak Direktur Jenderal (DG) untuk menyediakan saluran pengaduan di seluruh fasilitas kesehatan yang berada di bawah cakupan lembaga tersebut, agar masyarakat dapat mengajukan keluhan terkait permasalahan pelayanan.

Ia juga mendesak Direktur Jenderal untuk menyediakan data yang dapat diverifikasi oleh komite mengenai perempuan-perempuan yang telah memperoleh manfaat dari inisiatif lembaga tersebut dalam upaya mewujudkan bebas fistula dan layanan perawatan obstetri darurat.

Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. ( Syndigate.info ).

Post a Comment for "Jumlah peserta NHIS kini telah mencapai lebih dari 20 juta, kata Dirjen."