Pemerintah Negara Bagian Lagos, bekerja sama dengan Afreximbank dan ImpactHER, telah memulai pelatihan selama enam minggu untuk sekitar 253 perusahaan kecil dan menengah dalam rangka mendorong promosi ekspor di negara bagian tersebut.
Dari 253 peserta, 20 UMKM luar biasa akan dipilih setelah pelatihan untuk berpartisipasi dalam Intra Africa Trade Fair di Algiers, Aljazair, yang direncanakan berlangsung pada September 2025.
Berbicara pada upacara pembukaan Program Pelatihan Kesiapan Ekspor di Alausa, Ikeja, Komisaris Perdagangan, Koperasi, Perindustrian dan Investasi Negara Bagian Lagos, Folashade Ambrose, mengatakan bahwa tujuan utamanya adalah memperluas cakupan UMKM di negara bagian tersebut serta mengakui sektor ini sebagai alat yang ampuh untuk demokratisasi ekonomi.
Ambrose menggambarkan peluang tersebut sebagai gerbang bagi UMKM untuk menjangkau lebih dari 1,3 miliar konsumen, menambahkan bahwa ini merupakan kesempatan untuk terlibat dengan pembeli, investor, mitra, serta pengambil kebijakan dari seluruh Afrika.
Ini merupakan langkah berani menuju transformasi bisnis berbasis di Lagos menjadi eksportir yang kompetitif secara global, membangun kekayaan, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi negara bagian kita yang hebat dan Nigeria secara keseluruhan.
Konsep kesiapan ekspor bukan hanya istilah yang sedang tren; ini adalah keharusan ekonomi. Di era yang ditandai dengan integrasi regional dan dioperasionalkannya Kawasan Perdagangan Bebas Kontinental Afrika (African Continental Free Trade Area), kita tidak bisa lagi membiarkan perusahaan-perusahaan dinamis kita terbatas hanya pada pasar domestik. UMKM kita harus berevolusi dari pemenang lokal menjadi pesaing kontinental.
“Nigeria, khususnya Negara Bagian Lagos, selama ini dianggap sebagai mesin ekonomi Afrika Barat. Namun menjadi sebuah mesin tidaklah cukup jika kita tidak bergerak maju. Program ini adalah kendaraan yang akan membawa kita masuk ke pasar-pasar baru, melampaui batas-batas negara, dan memasuki pusat perdagangan antarnegara Afrika,” katanya.
Sambil mengapresiasi AfreximBank dan ImpactHER atas kemitraan tersebut, komisaris tersebut mencatat bahwa kemitraan itu selaras dengan agenda T.H.E.M.E.S+ dari pemerintahan Gubernur Babajide Sanwo-Olu.
Dalam pernyataannya, Direktur Pengembangan UMKM, Afreximbank, Ody Akhanoba, yang berbicara secara virtual dari Kairo, Mesir, mengatakan bahwa pelatihan ini menawarkan rantai nilai kritis untuk mendorong peningkatan ekspor di seluruh Afrika.
Para peserta pelatihan yang terpilih, menurut pemerintah, akan menjadi Duta Ekspor Lagos.
Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. ( Syndigate.info ).
Post a Comment for "Lagos, Afreximbank melatih 253 UMKM dalam promosi ekspor"