Lagos menghentikan sementara penegakan jalur BRT di Jembatan Eko, Odo Iya-Alaro

Gambar terkait Lagos suspends BRT lane enforcement on Eko Bridge, Odo Iya-Alaro (dari Bing)

Pemerintah Negara Bagian Lagos telah secara sementara menangguhkan penegakan lajur Bus Rapid Transit di sepanjang Jembatan Eko dan koridor Odo Iya-Alaro untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang semakin parah.

Kemacetan ini merupakan akibat dari rehabilitasi struktural yang sedang berlangsung pada sendi ekspansi Jembatan Ogudu-Ifako.

Penasihat Khusus Gubernur Lagos untuk Transportasi, Sola Giwa, mengumumkan penangguhan tersebut pada hari Rabu, menyebutnya sebagai langkah strategis untuk mengatasi kemacetan di wilayah-wilayah terdampak di kota ini.

“Langkah remedial ini, yang dirancang sebagai respons paliatif untuk mengurangi kesulitan para pengguna jalan, sejalan dengan strategi transportasi inovatif dan adaptif Pemerintah Negara Bagian Lagos di bawah Agenda THEMES Plus Gubernur Babajide Sanwo-Olu, khususnya dalam kerangka pengelolaan lalu lintas berkelanjutan dan modernisasi infrastruktur,” kata Giwa.

Ia menjelaskan bahwa penangguhan sementara tersebut merupakan langkah transisional dan bersyarat yang bertujuan untuk menyerap lonjakan kendaraan yang diperkirakan terjadi akibat penutupan sebagian jalur kendaraan arah Ifako di koridor Jalan Raya Ketiga.

“Kami sepenuhnya menyadari tekanan besar yang saat ini terjadi pada rute masuk utama menuju Daratan Lagos. Oleh karena itu, penangguhan taktis penerapan jalur BRT ini merupakan respons terhitung yang dirancang untuk memberikan kelegaan segera, mengurangi waktu perjalanan, dan menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa perbaikan jembatan,” tambahnya.

Menurutnya, arahan tersebut berlaku segera dan memungkinkan akses kendaraan umum ke koridor BRT yang sebelumnya terbatas di Jembatan Eko dan Odo Iya-Alaro, terutama selama periode jam sibuk perjalanan.

Ia mengatakan langkah ini diperkirakan akan memperluas kapasitas jalan yang tersedia dan mengurangi kemacetan di sepanjang rute-rute penting.

Giwa, bagaimanapun, menekankan bahwa bus komersial dan kendaraan berengsel harus tetap mematuhi aturan keselamatan dan panduan muatan yang berlaku untuk menghindari memperburuk kondisi lalu lintas atau membahayakan keselamatan publik.

Ia juga mengungkapkan bahwa Otoritas Pengelola Lalu Lintas Negara Bagian Lagos telah dikerahkan untuk memperkuat kehadirannya di sepanjang koridor yang terdampak.

"Pengerahan personel dan peralatan lalu lintas yang ditingkatkan kini telah diterapkan untuk memastikan tertibnya pelaksanaan, mencegah pemanfaatan penangguhan sementara, serta merespons dengan cepat setiap gangguan lalu lintas yang muncul," kata Giwa.

Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. ( Syndigate.info ).

Post a Comment for "Lagos menghentikan sementara penegakan jalur BRT di Jembatan Eko, Odo Iya-Alaro"