Nigeria mendapat pujian dari IMF atas reformasi ekonomi yang berani dan tanda-tanda pemulihan

Gambar terkait Nigeria earns IMF’s praise for bold economic reforms, signs of recovery (dari Bing)

Reformasi ekonomi Nigeria yang menyeluruh mendapatkan pengakuan internasional, dengan International Monetary Fund (IMF) memuji upaya negara tersebut dalam memulihkan disiplin finansial dan kredibilitas. Dalam laporan Konsultasi Artikel IV terbarunya, IMF memberikan apresiasi kepada para pembuat kebijakan Nigeria atas penerapan reformasi struktural yang ketat yang telah menstabilkan perekonomian dan membangun ketahanan setelah bertahun-tahun mengalami volatilitas.

Salah satu sorotan utama penilaian IMF adalah pemulihan kembali kemandirian Bank Sentral Nigeria (CBN). Bank tersebut telah secara drastis mengurangi penggunaan fasilitas "Ways and Means"—saluran kontroversial yang digunakan untuk membiayai defisit anggaran—hampir 90% pada April 2025. Menurut IMF, langkah ini menandai tahap penting dalam mengakhiri moneterisasi defisit dan meletakkan dasar bagi pengendalian inflasi.

Kebijakan moneter yang ketat juga mulai menunjukkan hasil. Inflasi yang sebelumnya melonjak di atas 40 persen telah mereda menjadi 22,9 persen pada Mei 2025. IMF memberikan apresiasi kepada BI atas sikap tegasnya dalam mengendalikan inflasi dan mendesak agar disiplin kebijakan terus dipertahankan hingga stabilitas harga sepenuhnya tercapai.

Reformasi pasar valuta asing juga mendapat pujian. Di bawah kepemimpinan Gubernur Olayemi Cardoso, Bank Sentral Nigeria (CBN) menghapuskan sistem kurs berganda yang telah berlangsung lama, menggantinya dengan model transparan yang dipengaruhi pasar, yaitu model "pembeli bersedia, penjual bersedia" yang didukung oleh platform digital B-Match. Perubahan ini membantu mempersempit selisih antara kurs resmi dan kurs paralel dari lebih dari 60 persen menjadi kurang dari 3 persen.

Reformasi tersebut telah memicu gelombang aliran masuk asing. Pada kuartal pertama 2025, aliran masuk valuta asing mencapai $6,9 miliar, sementara cadangan eksternal Nigeria mencapai $40,9 miliar pada akhir 2024—cukup untuk membiayai lebih dari delapan bulan impor. Nigeria juga kembali ke pasar Eurobond pada Januari 2025 setelah absen selama empat tahun, sebuah langkah yang menurut IMF mencerminkan pulihnya kepercayaan investor.

IMF juga menyoroti upaya untuk memperkuat sistem perbankan. IMF menyambut baik rencana recapitalisasi yang sedang dilakukan oleh CBN, yang akan secara signifikan meningkatkan modal minimum bank pada Maret 2026. Langkah ini bertujuan membantu bank-bank menghadapi guncangan di masa depan, memperluas kredit, serta mendukung visi ekonomi Nigeria yang bernilai satu triliun dolar AS. Upaya CBN dalam mendorong inklusi keuangan, terutama melalui platform digital dan program seperti Women’s Financial Inclusion Initiative (Wi-Fi), juga mendapat apresiasi.

Selain itu, Dana tersebut mencatat adanya perbaikan dalam kerangka kerja anti-pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme (AML/CFT) Nigeria. Dana tersebut menekankan pentingnya menuntaskan kelemahan-kelemahan yang masih ada agar dapat keluar dari daftar abu-abu Financial Action Task Force (FATF).

Meskipun kemajuan ini telah dicapai, IMF memperingatkan adanya tantangan yang masih tersisa. Tingginya inflasi, kesenjangan infrastruktur, ketidakamanan, serta sistem kesehatan dan pendidikan yang lemah dapat mengancam pemulihan. IMF menyerukan upaya terus-menerus untuk meningkatkan produktivitas, mengatasi birokrasi berbelit, memperluas pasokan listrik, dan meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim.

IMF menyimpulkan bahwa reformasi Nigeria sedang membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Gubernur Cardoso menegaskan optimisme ini, mengatakan bahwa laporan tersebut membenarkan pilihan kebijakan negara tersebut dan menekankan pentingnya disiplin serta visi yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Pemulihan ekonomi Nigeria: Reformasi mendorong pertumbuhan dan kepercayaan investor

Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. ( Syndigate.info ).

Post a Comment for "Nigeria mendapat pujian dari IMF atas reformasi ekonomi yang berani dan tanda-tanda pemulihan"