600 warga Palestina tewas di dekat pusat-pusat makanan di Gaza dalam waktu lima minggu

Gambar terkait 600 Palestinians killed near Gaza food centers in 5 weeks (dari Bing)

Pakistan, 3 Juli -- Dalam lima minggu terakhir, pasukan Israel telah membunuh 600 warga Palestina yang sedang menunggu di dekat pusat distribusi bantuan makanan di Gaza. Sebagian besar korban adalah warga sipil, termasuk perempuan, anak-anak, dan orang tua. Serangan ini menargetkan area yang dikelola oleh Gaza Humanitarian Foundation (GHF), tempat orang-orang berkumpul untuk menerima kebutuhan pokok makanan. Situasi di lapangan terus memburuk setiap harinya.

Pada Rabu pagi, 67 orang lagi kehilangan nyawa dalam serangan Israel, sehingga jumlah korban mencapai tingkat yang mengejutkan. Di antara korban tewas adalah direktur Rumah Sakit Indonesia dan beberapa anggota keluarganya. Sebelas warga sipil yang terbunuh pagi itu sedang antri makanan di luar pusat bantuan GHF. Meskipun badan-badan bantuan telah berulang kali memohon, Israel terus menyerang daerah-daerah yang dipadati orang-orang lapar.

Menurut pejabat PBB, lokasi bantuan kemanusiaan ini telah berubah menjadi "zona kematian". Warga Palestina, terutama yang berada di wilayah yang diblokir, tidak memiliki pilihan selain mendatangi lokasi tersebut. Sam Rose, direktur UNRWA di Gaza, mengatakan kondisinya "sangat buruk" dan semakin memburuk setiap hari. Orang-orang tidak hanya meninggal akibat bom, tetapi juga kelaparan. "Mereka dipaksa mengambil risiko nyawa demi mendapatkan makanan," katanya.

Dalam 48 jam terakhir saja, sebanyak 250 orang telah tewas, banyak di antaranya sudah lemah akibat kelaparan. Para pekerja bantuan mengatakan bahwa sebagian besar korban tidak bersenjata dan tidak menimbulkan ancaman. Namun, militer Israel terus melanjutkan operasinya di dekat pusat-pusat padat penduduk tersebut. Kelompok bantuan menyebut serangan-serangan itu dilakukan secara sengaja, mengingat serangkaian serangan berulang di lokasi yang sama.

Sejak 7 Oktober 2023, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan bahwa 56.531 orang telah terbunuh, dan 134.592 orang terluka. Ribuan orang masih hilang di bawah reruntuhan. Rumah sakit kewalahan, dan pasokan makanan sangat langka. Kelompok bantuan mendesak dunia untuk segera bertindak. Tanpa bantuan darurat, kata mereka, Gaza mungkin akan menghadapi kegagalan kemanusiaan total.

Post a Comment for "600 warga Palestina tewas di dekat pusat-pusat makanan di Gaza dalam waktu lima minggu"