Teman Albert Ojwang secara pilu berduka atas kematiannya, membagikan foto terakhir saat makan bersama: "Makan malam terakhir"

  • Persiapan pemakaman guru dan blogger yang tewas, Albert Ojwang, sedang berlangsung saat keluarganya berencana untuk memakamkannya.
  • Teman dari seorang ayah berusia 32 tahun membagikan foto dari momen terakhir mereka, membuat para netizen menangis
  • Dalam misa pemakaman Ojwang, jandaanya, Nevnina Onyango, membagikan sisi lain dirinya yang tidak pernah diketahui publik

Jenazah Albert Ojwang direncanakan akan diterbangkan dari Nairobi ke Homa Bay sebelum dimakamkan pada Jumat, 4 Juli.

Ojwang tewas di Markas Polisi Pusat beberapa jam setelah ia ditangkap di rumahnya di desa Kakoth, Kasipul Kabondo.

Blogger dan guru berusia 31 tahun itu ditangkap oleh polisi tepat ketika ia akan menikmati makan siang bersama keluarganya, tetapi ia tak pernah kembali.

Apakah Ojwang bertemu teman-temannya sebelum dia meninggal?

Salah satu teman blogger tersebut, yang diketahui bernama Eliud Tessan, membagikan foto dirinya, Ojwang, dan seorang teman lainnya sedang menikmati hidangan di Kilifi, tetapi ia tidak membagikan tanggal pasti kapan foto itu diambil.

Tessan membagikan foto tersebut setelah pembunuhan keji terhadap Ojwang, menuntut keadilan. Ia mengakui bahwa ia sangat terpukul atas kematian blogger itu.

Ia membagikan sebuah pesan yang penuh emosi yang berbunyi:

Aku tidak tahu bahwa makan malam ini akan menjadi yang terakhir bersamamu, Alberto 💔 di Kilifi. Sangat menyedihkan menerima kenyataan bahwa kamu telah pergi. Dia meninggal dengan cara yang sangat menyedihkan... rasanya sakit sekali 😞. Istirahatlah dalam kemuliaan abadi, Alberto. Mengapa mereka harus membunuhnya? #KeadilanUntukAlbertoJuniorJanuzaj.

Berikut adalah foto tersebut:

Netizen memberikan dukungan kepada Tessan dan menuntut keadilan untuk Ojwang.

Chepkorir Kiplangat:

Pil yang paling sulit untuk ditelan 💔.

Kiprono Lang:

Pole sana bamongo. Keadilan untuk kawan ini.

Ibu Beryl:

Sangat menyakitkan memang. Keadilan untuknya 💔💔.

Nicholas Ngeno:

Sangat sedih. Semoga jiwanya beristirahat dengan tenang.

Nicole Helga:

Memang sedih, semoga kita semua menemukan kenyamanan selama masa sulit ini.

Lawi Kiplangat:

Sangat menyedihkan.

Humphrey Qiruih:

Turut berduka atas kehilangan pria hebat ini. Pole Tessan.

Justine Charo Bayah:

Sangat menyakitkan 😭.

Apa kata-kata terakhir Ojwang kepada istrinya?

Pada hari Rabu, 2 Juli, selama misa memorial Ojwang di Gereja Baptis Ridgeways, Nevnina Onyango menyampaikan penghormatan yang mengharukan, membuat para pelayat menangis tanpa bisa dikendalikan.

Ibu satu anak itu menceritakan bagaimana ia bertemu dengan Ojwang pada tahun 2021 di Kisumu.

Ia mengungkapkan bahwa mereka berkenalan melalui seorang teman bersama dari Pwani University, dan Ojwang meminta nomor teleponnya. Apa yang dimulai sebagai percakapan biasa berkembang menjadi sesuatu yang istimewa.

Nevnina mengingat kembali detail percakapan terakhir mereka sesaat setelah Ojwang dibawa ke Markas Polisi Pusat. Ia mengungkapkan bahwa Ojwang telah memberitahunya betapa besar cintanya padanya, memintanya untuk tetap kuat demi putra mereka, dan bahwa mereka akan segera bertemu lagi. Sayangnya, Ojwang tak pernah sempat mengucapkan selamat tinggal kepada istrinya dan putranya.

Ia menggambarkan Ojwang sebagai sahabat terbaiknya dan orang luar biasa dalam hidupnya, serta berjanji untuk menjaga putra mereka. Blogger tersebut meninggal secara tragis dua bulan setelah menikahi ibu dari anaknya.

Post a Comment for "Teman Albert Ojwang secara pilu berduka atas kematiannya, membagikan foto terakhir saat makan bersama: "Makan malam terakhir""